Follow Me

Home Informasi Berita Peringati Hari Pendidikan Nasional, Mahasiswa Surabaya Gelar Aksi di Gedung DPRD Jatim
Peringati Hari Pendidikan Nasional, Mahasiswa Surabaya Gelar Aksi di Gedung DPRD Jatim PDF Print E-mail
Written by wahyu puspita sari   
Sunday, 07 May 2017 11:52

 

 

 

Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) identik diperingati dengan melakukan upacara, namun berbeda halnya dengan Aliansi Mahasiswa Surabaya (AMS) yang lebih memilih untuk melakukan aksi untuk menyuarakan isu-isu yang notabene masih menjadi momok di kalangan mahasiswa, salah satunya yaitu masalah transparansi anggaran kampus. Aksi ini dilakukan pada hari Selasa (2/5) di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur (DPRD Jatim).

 

 

Aksi yang diikuti oleh empat perguruan tinggi di Surabaya yaitu Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas 17 Agustus (Untag) ini berhasil membawa massa kurang lebih 150 mahasiswa, tentunya dengan mengadakan konsolidasi dan diskusi antar organisasi mahasiswa kampus yang diadakan sebelumnya membuat mahasiswa bersatu untuk menyuarakan aspirasinya.

 

Untuk mengikuti aksi ini, Mahasiswa UPN sendiri berkumpul di depan sekretariat MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa) pukul 09.00 WIB. Andre (AK/16) penanggung jawab sekaligus koordinator lapangan (korlap) massa dari UPN ‘Veteran’ Jawa Timur mengungkapkan bahwa pungutan liar bisa saja terjadi di kantin karena tidak adanya transparansi dana.

 

Tiga puluh mahasiswa UPN yang turut serta dalam aksi ini, bersama-sama bertolak ke Taman Apsari yang menjadi titik kumpul dengan mahasiwa-mahasiswa perguruan tinggi lainnya. Tepat pukul 12.30 WIB, mahasiswa memulai aksinya dengan tujuan pertama tugu pahlawan dan dilanjutkan ke gedung DPRD Jatim, tentunya dengan kawalan ketat polisi.

 

Adapun tuntutan dari aksi yang menamai dirinya dengan “Persatuan Gerakan Rakyat Melawan Kapitalisasi Pendidikan” yaitu untuk mencabut UU SISDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasional) tahun 2003, UU DIKTI (Pendidikan Tinggi) tahun 2012, sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal), stop pungutan liar, tolak intimidasi dan intervensi terhadap gerakan mahasiswa, transparansi anggaran, pemberian jaminan pendidikan bagi rakyat, dan perwujudan demokratisasi kampus.

 

Muhammad Nur Salim (Tekkim/13) selaku hubungan masyarakat (Humas) dari aksi ini berharap bahwa output dari adanya aksi ini yaitu yang pertama masalah pembiayaan di tiap-tiap kampus segera diselesaikan, UKT untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan transparansi dana dalam pengelolaan dana bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) karena mahasiswa tidak bisa dilibatkan dalam perencanaannya, dan yang kedua masalah demokratisasi kampus, apalagi mahasiswa menjadi pihak yang terdampak.

 

Aksi audiensi pun menemui kendala, tatkala Komisi E DPRD Jatim yang menaungi masalah pendidikan tidak bisa dihadirkan dalam aksi tersebut. “Kami dari sekretariat menjembatani dengan bapak ibu DPRD, namun komisi E sedang ada kedinasan di luar, nanti akan kita komunikasikan kalau mereka sudah kembali. Dan nanti akan kita hubungi sehingga apa yang disampaikan dan disuarakan oleh kalian bisa didengar mereka,” jelas salah satu sekretariat DPRD.

 

“Kalau dari saya dan kawan-kawan harapannya mampu mengadakan audiensi dengan para DPRD Jatim untuk mengumpulkan para Rektor dan petinggi kampus PTN dan PTS supaya uang kuliah ini bisa diakses kawan-kawan kelas menengah ke bawah dan pendidikan saat ini harus bervisi kerakyatan,” jelas Rizki Kurniawan (Pend. Geografi Unesa/14), salah satu mahasiswa yang turut andil dalam aksi ini.

 

Teguh Soedarto, Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur, menanggapi salah satu tuntutan aksi tersebut yaitu tentang transparansi dana. “Pemerintah yang lebih berhak untuk mengaudit karena terdapat ahli akuntan. Terdapat KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara), BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), dan Irjen (Inspektur Jenderal) yang sudah ada laporannya untuk mengawasi penggunaan dana,” ungkapnya.

 

Last Updated on Sunday, 07 May 2017 12:01
 

Add comment


Security code
Refresh

Search

Gallery Photo

Alexa Rank


feed-image Feed Entries


created by GIRI TARUNA.