Follow Me

Home Informasi Berita Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Melalui Program Kreativitas Mahasiswa
Pengabdian Masyarakat Mahasiswa Melalui Program Kreativitas Mahasiswa PDF Print E-mail
Written by Silvy / Zakia   
Thursday, 18 May 2017 07:11

 

 

Apa yang terlintas di benak kalian jika mendengar kata PKM dan PIMNAS? Tentu dua kata ini sudah tidak asing lagi bukan? Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan suatu bentuk program bagi para mahasiswa untuk mengasah kreativitasnya. Ajang ini merupakan salah satu ajang yang paling bergengsi bagi mahasiswa untuk menunjukkan ide-ide cemerlang di berbagai bidang.

 

Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur merupakan salah satu fakultas yang patut dibanggakan. Pasalnya, Vefi Maryani (Agribisnis/15) dan empat orang temannya yakni, Fifi Rosyidah (Agribisnis/15), Yesi Mustika Ningsih (Agribisnis/15), Nurul Fadilla (Agribisnis/15) dan Rizky Putri Ashariyati (Agroteknologi/16) telah mampu membuktikan kemampuan mereka melalui ajang PKM tersebut.

 

Berawal dari kurangnya pengeloalaan jamur oleh petani jamur di Desa Wonosari, Sine, Ngawi,Vefi dan teman-temannya kemudian merancang sebuah program budidaya jamur untuk meningkatkan pendapatan petani jamur. “Di Desa Wonosari, Sine, Ngawi, banyak sekali petani jamur. Bahkan tanaman jamur dijadikan mata pencaharian utama di sana. Namun untuk menjual hasil pertanian, mereka masih mengandalkan tengkulak. Jika tengkulak tidak datang, maka hasil tani tersebut dibiarkan membusuk begitu saja karena jumlah yang terlalu banyak dan tidak mungkin juga untuk dikonsumsi. Itulah yang menjadi alasan kami untuk memanfaatkan peluang tersebut,” ujar Yesi Mustika.

 

Dengan dibimbing oleh Effi Damaijati, salah satu dosen Agribisnis Fakultas Pertanian, PKM tersebut dilaksanakan selama tiga bulan, yakni pada bulan Maret hingga Mei 2017. Pada satu bulan pertama, persiapan yang dilakukan adalah membeli berbagai alat penunjang. Kemudian di bulan April, Vefi dan tim langsung terjun ke lapangan untuk memberikan arahan serta melatih jiwa enterpreneur para petani jamur dengan memberikan berbagai cara mengolah hasil tanaman jamur agar dapat menghasilkan keuntungan yang cukup tinggi. Bulan Mei merupakan kegiatan evaluasi keseluruhan. “Rencananya tanggal 25 Mei kami akan kembali ke Desa Wonosari untuk melakukan evaluasi,” ujar Vefi.

 

Produk yang telah dihasilkan hingga saat ini antara lain yakni keripik jamur, abon jamur, sate jamur, bakmi jamur serta bakso jamur. Ketika ditanya mengenai kendala yang dialami, Vefi menuturkan bahwa hambatan yang dialami adalah mengenai dana. Dana yang sebenarnya diperoleh dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) hingga saat ini (05/17) belum juga turun, sehingga pihak fakultas memberikan pinjaman dana terlebih dahulu untuk membantu kelancaran kegiatan.

 

Harapan mereka sendiri dalam PKM ini adalah agar dapat lolos seleksi Monitoring dan Evaluasi (MONEV) dan dapat berlanjut untuk jenjang yang lebih tinggi yaitu Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang tahun ini akan dilaksanakan di Makassar. [BCD]

 

 

Last Updated on Friday, 19 May 2017 03:20
 

Add comment


Security code
Refresh

Search

Gallery Photo

Alexa Rank


feed-image Feed Entries


created by GIRI TARUNA.