Follow Me

Home Informasi Berita Harapan Baru Fakultas Teknik
Harapan Baru Fakultas Teknik PDF Print E-mail
Written by Maria / Chintya   
Friday, 09 June 2017 07:03

 

 

 

Setelah melalui serangkaian Sidang Umum (SU) Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Teknik (FT), perangkat organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Teknik (FT) akhirnya lengkap terbentuk. Perangkat organisasi tersebut di antaranya adalah ART (Anggaran Rumah Tangga), GBHK (Garis-garis Besar Haluan Kegiatan), serta BLM dan BEM.

 


Sebagai salah satu fakultas yang baru terbentuk, FT yang terdiri dari 5 (lima) jurusan tersebut membentuk perangkat Ormawa baru melalui SU yang dihadiri oleh delegasi tiap jurusan, yakni Teknik Pangan, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Lingkungan, dan Teknik Sipil. Diawali dengan pembentukan tata tertib (tatib) sidang pada Selasa (9/5) di Ruang Ir. Soekamto Giri Reka, SU FT akhirnya usai pada Jumat (2/6).

 

Sidang tersebut dibagi menjadi tiga tahapan. Pada tahap I sidang tersebut membahas tatib sidang dan ART, sedangkan tahap II membahas GBHK, dan pada tahap III membahas pembentukan Ketua dan Wakil Ketua BLM serta BEM FT. Acuan dari pembuatan peraturan baru sidang ini berasal dari peraturan lama Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP).

 

Dari hasil SU tersebut, terpilih Agi Ramadhan (Tepa/15) sebagai Ketua BLM, Hendryawan (Tekling/15) sebagai Wakil Ketua I BLM, dan M.Shahrul N (TS/14) sebagai Wakil Ketua II BLM. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BLM tersebut dilakukan pada Senin (29/5). Selanjutnya, dilakukan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM FT pada Jumat (2/6) yang menghasilkan Bambang Erky (TS/14) sebagai Ketua BEM FT dan Abu Amanah (Tekkim/15) sebagai Wakil Ketua BEM FT.

 

Dalam sidang tersebut, terdapat lima calon Ketua dan Wakil Ketua BLM serta dua pasang calon Ketua dan Wakil Ketua BEM. Untuk pemilihan Ketua BLM, tiap Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) mengajukan satu calon rekomendasinya. Proses pemilihan Ketua dan Wakil ketua BLM serta BEM FT dilakukan dengan cara votting. Untuk pemilihan ketua BEM, satu jurusan mimiliki satu suara.

 

"Calon ketua BEM dan wakil ketua BEM duduk di depan delegasi sidang sesuai urutan nomor, lalu tiap jurusan menuliskan nomor calon ketua BEM dan wakil ketua BEM yang dipilih," ujar Delia Ayu (Tekling/16), Panitia Hubungan Masyarakat (HUMAS) SU KM FT.

 

Banyak kendala yang dihadapi dalam melaksanakan sidang tersebut. Hal ini menyebabkan agenda sidang yang seharusnya selesai tiga hari, mundur menjadi beberapa minggu.

 

Salah satu kendala tersebut terkait waktu peminjaman ruangan yang akan digunakan untuk sidang. Ruangan yang biasanya dapat digunakan hingga malam, saat ini hanya dapat digunakan hingga 18.00. Sedangkan, rata-rata mahasiswa baru selesai mengikuti kuliah pukul 16.00. Rentang waktu dua jam tersebut dirasa kurang efektif.

 

Selain itu, keterlambatan peserta sidang juga menjadi kendala. “Karena yang dibahas banyak, maka dari itu menyita banyak waktu. Orangnya kritis-kritis, terang M. Rifki (Tepa/16) selaku Ketua Pelaksana SU KM FT ini. [ARP]

 

Last Updated on Friday, 09 June 2017 07:18
 

Add comment


Security code
Refresh

Search

Gallery Photo

Alexa Rank


feed-image Feed Entries


created by GIRI TARUNA.